Laga babak gugur Piala Dunia ini, struktur handicap sudah memberi sinyal yang sangat jelas, arah kemenangan besar Spanyol layak mendapat perhatian utama.
Mari kita bedah pergerakan handicap terlebih dahulu. Banyak institusi seragam membuka Spanyol dengan handicap satu setengah gol, dengan posisi awal handicap tuan rumah berada di kisaran 0,82 hingga 1,02, sementara handicap tim tamu berada di level tinggi 0,82 hingga 1,02. Memasuki jendela jelang laga, handicap bukan hanya tidak mundur, tetapi justru semakin menguat. Sebagian institusi naik dari satu gol/ satu setengah gol menjadi satu setengah gol, dengan handicap tuan rumah disesuaikan dari 0,90 ke 1,00, dan setelah naik handicap, nilainya tidak melonjak ke zona berisiko tinggi. Institusi lain langsung menaikkan dari satu gol ke satu setengah gol, dengan handicap tuan rumah dari 0,63 ke 0,95; kenaikan handicapnya sangat mencolok namun nilainya tetap terkendali. Ada juga institusi yang bertahan pada handicap satu gol/ satu setengah gol, dengan handicap tuan rumah terus ditekan dari 0,77 ke posisi sangat rendah 0,73. Naik handicap tanpa menaikkan nilai, handicap dalam dipadukan dengan nilai rendah, dua manuver ini muncul bersamaan dan dengan jelas mengarah ke satu tujuan yang sama, yaitu institusi secara aktif menurunkan risiko pembayaran untuk arah kemenangan besar Spanyol. Handicap satu setengah gol berarti Spanyol harus menang selisih setidaknya dua gol agar tembus handicap, dan keberanian institusi membuka depth sedalam ini di fase gugur serta mempertahankan stabilitas nilai menunjukkan betapa besarnya kepercayaan terhadap Spanyol untuk menembus handicap.
Dari sisi fundamental, keunggulan Spanyol bersifat menyeluruh. Di fase grup, mereka mencatat 3 laga dengan 2 kemenangan dan 1 imbang tanpa terkalahkan, mencetak 5 gol dan hanya kebobolan 1 gol, dengan performa seimbang di kedua lini. Kemenangan 1-0 atas Uruguay pada laga sebelumnya menunjukkan kemampuan mengontrol pertandingan besar yang sangat kuat. Austria memang lolos dari fase grup dengan catatan 1 menang, 1 imbang, dan 1 kalah, tetapi saat menghadapi Argentina mereka kalah telak 0-2, yang memperlihatkan adanya jarak dengan tim-tim elite. Bek kiri tim, Mwene, absen karena cedera, sehingga integritas lini belakang mereka terganggu. Memang, winger kanan Spanyol, Pino, juga absen karena cedera, tetapi cadangan di lini depan mereka sangat dalam; Lamine Yamal, Ferran Torres, dan pemain lain sudah cukup untuk menutup kekosongan tersebut. Yang lebih penting, dalam 10 laga terakhir, tingkat kemenangan handicap Spanyol mencapai lebih dari 60 persen, sehingga kemampuan mereka menembus handicap dalam posisi dalam cukup dapat diandalkan. Jika mempertimbangkan kedalaman handicap, stabilnya nilai, dan perbedaan kualitas, Spanyol menang minimal dua gol layak untuk dinantikan.