none

Dampak Pernyataan Cristiano Ronaldo: Sanksi Bisa Dipangkas, FPF Yakin Rekonsiliasi Mungkin Terjadi

Vincenzo Golazzo
icon_like_uncheck1

Menurut media Portugal Record, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dan presidennya Pedro Proença tetap optimistis bahwa rekonsiliasi antara Cristiano Ronaldo dan pelatih kepala tim nasional bisa tercapai. Karena Ronaldo secara proaktif mengakui kesalahannya, skorsingnya bisa dipangkas separuh, dan FPF berharap Ronaldo bisa kembali ke skuad pada Maret mendatang.

Laporan itu menyebutkan bahwa presiden FPF Pedro Proença menanggapi pernyataan Ronaldo dengan tenang dan penuh keyakinan. Dalam pernyataan tersebut, Ronaldo menuduh pelatih kepala tim nasional Jorge Jesus telah melanggar ucapannya dua kali, yang membuatnya meninggalkan pemusatan latihan skuad di Denmark.

Ronaldo menyatakan penyesalan dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik Portugal serta rekan-rekan setimnya. Kapten Portugal itu menilai keadaan saat ini telah “menjadi faktor yang memberatkan” dan mengakui bahwa tindakannya “harus dievaluasi dan dihukum.”

Record memahami bahwa persoalan ini kemungkinan besar akan difinalisasi dalam rapat Komite Disiplin besok, ketika sanksi spesifik akan ditetapkan. Mengingat Ronaldo secara proaktif mengakui kesalahan, regulasi memungkinkan skorsingnya dikurangi setengahnya. Artinya, larangan bermain maksimal enam bulan akan menjadi tiga bulan, sementara larangan minimal satu bulan akan dipangkas menjadi 15 hari.

Ronaldo telah dengan jelas menyatakan keinginannya untuk kembali ke tim nasional. Karena itu, Proença sangat yakin bisa menjembatani rekonsiliasi antara sang pemain dan pelatih tim nasional. Hal ini tidak hanya akan membuka jalan baginya untuk kembali ke skuad pada Maret dalam final UEFA Nations League, tetapi juga meredakan seluruh kontroversi secara tuntas.

Jorge Jesus hanya memberikan respons singkat: "Saya akan bekerja di federasi dan fokus pada tim serta tim nasional," tanpa memberikan komentar lebih lanjut. Proença memilih untuk tetap diam demi meredakan ketegangan dan mencegah konflik yang makin membesar, dengan keyakinan bahwa ia bisa mendamaikan kedua pihak.

Sementara itu, Ange Postecoglou, pelatih Ronaldo di Al Nassr, menyatakan bahwa Ronaldo "dalam kondisi mental yang sangat baik dan siap bermain besok."