Playoff promosi Serie B Italia mempertemukan Palermo yang menjamu Catanzaro. Ini adalah duel langsung antara peringkat keempat dan kelima klasemen, tetapi jika melihat pertemuan terakhir dan psikologi taktis, tim tamu punya kemampuan untuk merepotkan lawan di laga tandang.
Tim tuan rumah Palermo tampil sangat kuat di kandang musim ini, dengan catatan 14 kemenangan, 4 imbang, dan 1 kekalahan dari 19 laga kandang, mencetak 38 gol dan hanya kebobolan 12 kali; rekor kandang mereka berada di posisi kedua liga. Namun perlu dicatat: performa Palermo belakangan ini naik-turun, dengan 3 kemenangan, 2 imbang, dan 1 kekalahan dalam 6 laga terakhir, sementara tingkat tembus handicap hanya 33,3%. Lebih penting lagi, Palermo kalah telak 0-3 di kandang Catanzaro pada leg pertama playoff, dan pada pertandingan itu mereka sudah kebobolan 3 gol di babak pertama sehingga lini belakangnya benar-benar ditembus habis. Tertinggal tiga gol saat kembali ke kandang, Palermo memang punya keuntungan bermain di rumah sendiri, tetapi tekanan psikologisnya sangat besar, dan mereka setidaknya harus menang dengan selisih 3 gol untuk membalikkan keadaan; secara taktik, mereka hampir pasti akan bermain sangat agresif, yang justru bisa memberi ruang bagi tim tamu untuk melancarkan serangan balik.
Catanzaro memang memiliki rekor tandang yang biasa saja (6 menang, 6 imbang, 7 kalah dari 19 laga), tetapi performa mereka belakangan ini jelas membaik. Dalam 6 laga terakhir, mereka meraih 3 kemenangan dan 3 kekalahan, dengan tingkat tembus handicap mencapai 66,7%. Kemenangan 3-0 atas Palermo di leg pertama bukan hanya memberi keunggulan besar dalam perebutan tiket promosi, tetapi yang lebih penting juga membuat mereka sepenuhnya memegang kendali secara psikologis. Lini serang tandang Catanzaro sebenarnya tidak buruk—mereka mencetak 28 gol dalam 19 laga tandang, atau rata-rata 1,47 gol per pertandingan, dengan daya gedor tandang yang termasuk di jajaran atas liga. Dengan keunggulan tiga gol di tangan, Catanzaro bisa dengan tenang menerapkan strategi bertahan dan menyerang balik, sementara Palermo wajib tampil all-out; situasi seperti ini justru merupakan kondisi yang paling disukai Catanzaro.
Dari rekor pertemuan, dalam 10 duel terakhir Catanzaro unggul jelas dengan 5 kemenangan, 3 imbang, dan 2 kekalahan. Dalam 4 pertemuan terakhir, Catanzaro meraih 3 kemenangan dan 1 kekalahan, termasuk kemenangan 2-1 atas Palermo di laga tandang pada musim reguler dan kemenangan telak 3-0 pada leg pertama playoff. Tekanan psikologis seperti ini akan semakin besar dalam laga krusial playoff promosi.
Dari sisi handicap, pasar umumnya membuka Palermo dengan handicap tuan rumah setengah bola hingga setengah bola/ satu bola, dengan odds tim tuan rumah berada di kisaran menengah ke atas 0,90-1,00. Bagi tim dengan rekor kandang sangat bagus yang wajib menang untuk membalikkan keadaan, handicap setengah/ satu bola dengan odds menengah ke atas jelas bukan dukungan yang terlalu kuat. Beberapa bandar seperti Australia dan Interwet bahkan hanya memberi handicap setengah bola, sementara odds tuan rumah terus naik; ini menunjukkan pasar tidak terlalu percaya Palermo bisa menang besar.
Jika digabungkan antara defisit besar dari leg pertama, kelemahan psikologis dari rekor pertemuan, serta sinyal hati-hati dari pasar handicap, Palermo memang kuat di kandang, tetapi peluang untuk membalikkan keadaan sangat kecil. Catanzaro memegang keunggulan tiga gol, sehingga pilihan taktis mereka jauh lebih fleksibel. Catanzaro diprediksi tidak kalah di laga tandang dan melaju mulus ke babak berikutnya.