Pada fase awal pembukaan, banyak institusi membuka dengan handicap tim tamu setengah bola, dengan water level tim tamu berada di kisaran 0,94 hingga 1,16, sementara water level tim tuan rumah berada di posisi rendah 0,76 hingga 0,85. Memasuki jendela jelang laga, handicap mengalami penurunan serentak, hampir semua institusi turun dari handicap setengah bola ke seperempat bola. Meski penurunan handicap hanya satu tingkat, dalam liga sekelas Divisi Satu Swedia, penurunan handicap jelang laga itu sendiri sudah layak diwaspadai. Yang lebih penting, setelah handicap turun, water level tim tamu tidak menunjukkan penurunan yang jelas, malah naik lebih tinggi dari posisi menengah-tinggi pada pembukaan. Banyak institusi menaikkan water level tim tamu dari 0,94–1,03 di awal menjadi 1,00–1,05 yang sangat tinggi, bahkan sebagian perusahaan tetap mempertahankan level tinggi 1,05 meski handicap sudah turun dari 1,16. Penurunan handicap disertai kenaikan water level tim tamu, kombinasi ini dengan jelas menunjukkan kepercayaan institusi terhadap kemenangan tim tamu sedang menurun tajam. Handicap seperempat bola berarti tim tamu hanya perlu menang untuk menang handicap, dan dengan ambang yang menurun dibarengi water level tinggi, hal ini justru semakin menumpuk panas ke tim tamu, sehingga sangat tidak menguntungkan bagi tim tamu untuk tembus.
Dari sisi fundamental, juga ada petunjuk yang mendukung tim tuan rumah. Sundsvall memang berada di posisi terbawah klasemen, dengan 11 laga hanya meraih 3 kemenangan dan 8 kekalahan, tetapi performa tim belakangan ini tidak sepenuhnya tanpa sorotan. Pada الجولة sebelumnya, mereka menang 1-0 di kandang Örebro dan meraih kemenangan berharga, sehingga moral tim sedikit terangkat. Meski rekor kandang secara keseluruhan buruk, dalam 6 laga kandang mereka mampu mencetak gol di 4 pertandingan, artinya lini serang mereka masih punya ancaman. Saat ini tim sedang terbenam di zona degradasi, sehingga motivasi untuk mengejar poin sangat besar.
Sebaliknya, Öster memang berada di peringkat ketujuh dan secara kekuatan keseluruhan lebih unggul, tetapi performa tandang mereka cukup lemah. Dari 5 laga tandang, mereka hanya meraih 1 kemenangan, 1 imbang, dan 3 kekalahan, dengan persentase kemenangan hanya 20 persen. Rata-rata kebobolan tandang mereka mencapai 2,6 gol per laga, membuat lini belakang hampir tak berfungsi saat bermain di luar kandang. Bek kanan Lindahl absen karena cedera sendi lutut, yang semakin melemahkan pertahanan. Dalam 4 pertemuan tandang terakhir melawan Sundsvall, Öster memang secara keseluruhan lebih unggul, tetapi mereka juga pernah kalah 1-2, jadi laga tandang ini bukan skenario yang pasti menang.
Dengan menggabungkan sinyal penurunan handicap disertai kenaikan water level tim tamu serta motivasi kuat tim tuan rumah untuk berjuang demi bertahan di liga dan mengejar poin, arah Sundsvall untuk tidak kalah layak diikuti.