Dari sisi handicap, banyak institusi seragam membuka di 2,5/3 gol, dengan water level untuk over terkonsentrasi di kisaran rendah 0,76 hingga 0,85, menunjukkan niat antisipasi yang cukup jelas. Sejumlah institusi tetap bertahan di handicap 2,5 gol, sementara water level over ditekan ke posisi sangat rendah 0,62 hingga 0,65; ini merupakan operasi penurunan handicap untuk mengontrol risiko pembayaran, yang menandakan pihak institusi memiliki kewaspadaan kuat terhadap kemungkinan setidaknya tercipta 3 gol dalam pertandingan.
Jika dilihat dari fondasi tim, pada tiga laga fase grup Toulon Cup edisi ini, tuan rumah mencatat dua laga yang berakhir over, dengan skor masing-masing 2-2 dan 3-5, gaya permainan mereka cukup terbuka. Di lini pertahanan, mereka kebobolan 8 gol dalam 3 laga, celah di belakang terlihat jelas, namun di lini serang juga tetap mampu terus menciptakan ancaman. Tim tamu dalam 3 laga fase grup selalu menghasilkan total gol 3 atau lebih, persentase over 100%, dan daya gedor ofensifnya stabil. Data gol kedua tim di fase grup sama-sama mengarah pada satu karakteristik: bisa mencetak gol sekaligus bisa kebobolan, yang merupakan konfigurasi klasik untuk pertandingan over. Saat turnamen memasuki fase penentuan peringkat, tekanan kedua tim relatif lebih kecil, taktik pun menjadi lebih terbuka, sehingga arah over layak diikuti. Rekomendasi skor 1-2, 2-2.