Babak play-off juara Liga Primer Bulgaria mempertemukan Levski Sofia dengan CSKA Sofia. Baru mendengar dua nama itu saja, Anda sudah bisa mencium aroma mesiu khas Semenanjung Balkan. Inilah Derby Sofia, rivalitas paling sengit dalam sepak bola Bulgaria, tanpa tandingan.
Namun hari ini, handicap-nya cukup menarik. Levski bermain di kandang dengan handicap setengah bola, dengan odds atas 0,90. Sang pemuncak klasemen menjamu tim peringkat keempat, tetapi hanya memberi handicap setengah bola di kandang sendiri. Taruhan ini terasa dangkal, seperti pantai Laut Hitam di Bulgaria—sekali menginjak, isinya cuma pasir.
Mari lihat dulu modal tuan rumah Levski. Dari 30 ম্যাচ, mereka meraih 22 kemenangan, 4 imbang, dan 4 kekalahan, mengoleksi 70 poin dan berada kokoh di puncak klasemen. Di kandang, mereka mencatat 13 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan, dengan 38 gol dan hanya kebobolan 9 kali. Statistik seperti ini, di Bulgaria, benar-benar level jalan santai. Namun dalam tiga laga terakhir play-off juara, mereka tidak tampil mudah—imbang 1-1 melawan Ludogorets, kalah 0-1 dari lawan yang sama, lalu menang tipis 1-0 atas CSKA Sofia 1948. Dalam tiga laga itu mereka hanya mencetak 2 gol; lini serang yang biasanya garang tiba-tiba berubah dari senapan mesin menjadi ketapel.
Bagaimana dengan CSKA? Di fase reguler mereka finis di posisi keempat dengan 16胜8 imbang 6 kalah, sementara rekor tandang mereka 6胜4 imbang 5 kalah, dengan 17 gol dan 14 kebobolan. Angkanya memang tidak seindah tuan rumah, tetapi di fase play-off mereka seperti berubah menjadi tim lain—tak terkalahkan dalam 3 laga dengan 2 menang 1 imbang, mencetak 4 gol dan kebobolan 4 kali, termasuk menang tandang atas CSKA Sofia 1948. Yang lebih penting, pada lawatan terakhir mereka ke markas Levski, CSKA mampu memaksa hasil imbang 1-1 saat mendapat handicap setengah bola. Ketangguhan CSKA dalam derby tidak bisa dijelaskan hanya lewat posisi klasemen.
Ada detail lain yang patut dicermati. Bek tengah Levski, Vulikic, absen karena patah tulang metatarsal, sementara gelandang bertahan Gaspar Din harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Dua pilar lini tengah dan belakang dicabut, sehingga stabilitas pertahanan mereka patut dipertanyakan. Di kubu CSKA, hanya gelandang bertahan Eto'o yang absen karena skorsing, dampaknya relatif lebih bisa dikendalikan.
Handicap setengah bola untuk tim pemuncak klasemen dengan tingkat kemenangan kandang 87 persen jelas terlalu tipis. Pihak bandar tampaknya tidak memberi cukup respek kepada Levski, dan di balik itu mungkin ada penilaian mereka yang lebih realistis terhadap derby ini.
Malam Derby Sofia dipastikan tidak akan tenang. Dengan performa yang ditunjukkan CSKA di fase play-off, ada alasan lebih besar untuk percaya bahwa malam ini mereka bisa tampil lebih baik.