Setelah kedatangan Marc Cucurella di Real Madrid, Marca menganalisis situasi bek kiri untuk Los Blancos.

Di Real Madrid, klub yang terbiasa dengan perekrutan pemain kelas atas, kedatangan seorang bek biasanya tidak menimbulkan kegembiraan besar, kecuali dalam beberapa kasus istimewa. Namun, di antara enam rekrutan baru yang diamankan klub musim ini, tak ada yang memicu antusiasme lebih besar di kalangan Madridista yang haus akan sosok talisman spiritual baru selain Marc Cucurella, terutama setelah Rodri, sesama pemenang Piala Dunia Spanyol, menolak pendekatan Real Madrid.
Mantan bek Chelsea itu sudah mendapat tempat di hati para penggemar Spanyol. Kemarin, ia tiba di kompleks latihan Valdebebas untuk secara resmi memulai kariernya di Real Madrid, dengan target memikat tribun Santiago Bernabéu. Meski ia sudah memiliki kemampuan yang solid, ia sangat memahami standar tanpa ampun di katedral putih ini, dan harus membuktikan dirinya lewat performa di atas lapangan.
Para pendukung Bernabéu sudah lama mendambakan sosok bek kiri berorientasi menyerang yang mengenakan nomor punggung 3 dan bisa menghadirkan sensasi visual bagi para penggemar. Karena itu, mereka berharap Marc Cucurella bisa menjadi pemain pilihan tersebut, menghidupkan kembali pemandangan Marcelo yang melaju di sisi kiri dengan rambut panjangnya yang terurai.
Memang, posisi bek kiri telah menjadi sumber perdebatan terus-menerus sejak kepergian Marcelo. Zinedine Zidane melihat lebih dulu penurunan performa Marcelo dan menaruh kepercayaan pada Ferland Mendy. Pemain Prancis itu tampil sangat solid di lini pertahanan untuk mengamankan posisi starter, bahkan sempat menguasai sisi kiri tanpa perdebatan.
Namun, cedera menjadi musuh terbesar Mendy. Real Madrid kembali masuk ke bursa transfer dan menggelontorkan €50 juta untuk merekrut mantan bek Benfica Carreras. Hanya setahun kemudian, klub mendatangkan salah satu pemain terbaik dunia di posisi ini. Carreras kini diproyeksikan menjadi pelapis Marc Cucurella. Sementara itu, Mendy, yang menjalani operasi akibat robekan otot, diperkirakan belum akan kembali setidaknya hingga akhir September atau Oktober.
Tak Ada Selain Cucurella
José Mourinho sangat senang dengan kedatangan Marc Cucurella. Itu bukan hanya karena kontribusi defensifnya yang tak diragukan, tetapi juga karena kemampuannya dalam pressing berintensitas tinggi dan membawa bola maju di setengah lapangan lawan. Karena itu, Mourinho memberi instruksi tegas kepada petinggi klub: “Tak ada selain Cucurella.” Real Madrid kemudian mengajukan tawaran €70 juta kepada Chelsea.
“Kamu dibutuhkan dalam proyek saya, tidak ada orang lain untuk peran ini,” ujar Mourinho kepada Marc Cucurella lewat telepon. Real Madrid lalu melancarkan operasi kilat untuk mengamankan tanda tangan sang pemain hanya dalam 48 jam. “Saya punya opsi lain di atas meja, tetapi begitu peluang ke Real Madrid muncul, saya tidak ragu. Saya merasa ini adalah kesempatan yang sangat langka. Mourinho memberi tahu saya betapa dia ingin bekerja sama dengan saya, yakin saya akan berkembang di Real Madrid, dan menegaskan besar warisan klub ini. Hal yang paling mengesankan bagi saya adalah dia telah mempelajari penampilan saya musim lalu dengan sangat cermat dan menjelaskan ekspektasi taktisnya kepada saya dengan sangat jelas.”




