none

Cara Menonton Liga Champions Real Madrid vs Inter Milan: Streaming Langsung Gratis & Waktu Kick-Off dalam Pratinjau

Cristobal Blanco

Venue: Estadio Santiago Bernabéu

Waktu Kick-off Lokal: 8 Sep 2026 21.00

Klik di sini untuk menonton pertandingan LIVE sekarang! 🔴 ▶

Klik di sini untuk menonton pertandingan LIVE sekarang! 🔴 ▶

Real Madrid

Bintang Real Madrid dinobatkan sebagai Man of the Match dalam kekalahan dari Real Betis - Yahoo Sports

Misi Mourinho & Rekam Jejak Eropa: Menjelang laga pembuka Liga Champions mereka, José Mourinho mengejar satu lagi tonggak penting di Eropa. Setelah secara terkenal membawa Inter Milan meraih Treble bersejarah pada 2010—dan menyaksikan kiprah Eropanya sebelumnya terhenti oleh Real Madrid sebelum ia duduk di kursi panas Bernabéu—The Special One kini memikul misi membawa trofi kontinental ke-16 yang masih sulit diraih Los Blancos, setelah dua kali tersingkir di perempat final secara beruntun. Meski supremasi Eropa telah direbut Paris Saint-Germain, Madrid tetap menjadi tim pembuka paling tangguh di Benua Biru, dengan 17 kemenangan dari 19 laga Matchday 1 Liga Champions terakhir mereka, termasuk lima kemenangan beruntun sejak kekalahan mengejutkan dari Shakhtar Donetsk pada 2020.

Gagal di Liga Domestik & Sorotan pada Lini Serang: Meski Madrid membuka kampanye La Liga mereka dengan tiga kemenangan beruntun atas Espanyol, Real Sociedad, dan Málaga, momentum mereka terhenti pada Jumat lalu saat kalah 1-0 di kandang Real Betis. Penalti Kylian Mbappé yang gagal menjadi penutup dari penampilan yang terasa tidak padu dan memicu sorotan atas permainan individualistis, sekaligus menjadi alarm dini menjelang fase liga Liga Champions yang berat, dengan Arsenal, RB Leipzig, Roma, dan Shakhtar Donetsk menanti.

Krisis Skorsing & Keterbatasan Parah: Mourinho harus menghadapi krisis skuad yang berat, dengan tiga pemain kunci menjalani sanksi larangan bermain dari musim lalu: Eduardo Camavinga, Arda Güler, dan Bernardo Silva. Dengan Aurélien Tchouaméni masih diragukan akibat masalah otot, Jude Bellingham diperkirakan akan turun lebih dalam sebagai gelandang bertahan bersama Federico Valverde dalam duet poros yang darurat. Sektor pertahanan dan sayap Madrid benar-benar pincang: Éder Militão (hamstring), Rodrygo (lutut), Ferland Mendy (hamstring), dan Thiago Pitarch (lutut) dipastikan absen, sementara Raúl Asencio (tibia), Endrick (otot), dan Marc Cucurella (betis) semuanya harus menjalani tes kebugaran menjelang laga.

Inter Milan

Dominasi Chivu di Kompetisi Domestik & Penebusan di Eropa: Inter Milan bertandang ke Madrid dengan tekad mengusir setan-setan Eropa yang terus menghantui dan mengulangi puncak kejayaan 2010 di bawah mantan pahlawan treble, Cristian Chivu. Meski Nerazzurri meraih dua medali runner-up Liga Champions dalam empat turnamen terakhir, serangkaian kegagalan pahit—termasuk kehancuran 5-0 dari PSG pada 2025 dan aib agregat 5-2 dari Bodø/Glimt musim lalu—membuat mereka memiliki banyak hal untuk dibuktikan. Di level domestik, Chivu telah mengembalikan wibawa penuh, dengan mengamankan gelar ganda Serie A dan Coppa Italia musim lalu untuk pertama kalinya sejak kampanye legendaris Mourinho pada 2009–10.

Performa Sempurna & Kutukan Milenium: Juara Italia itu memulai upaya mempertahankan gelar dengan impresif, mengoleksi poin maksimal dari tiga laga liga awal melawan Monza, Cagliari, dan Napoli—yang terakhir diraih lewat gol kemenangan dramatis Lautaro Martínez pada menit ke-95. Namun, Inter menghadapi hambatan psikologis yang jelas saat melawan Real Madrid: mereka belum pernah menang atas raksasa Spanyol itu di abad ke-21, kalah dalam empat pertemuan beruntun tanpa mencetak satu gol pun dalam tiga laga terakhir sejak kemenangan ikonik 3-1 pada 1998.

Kedalaman Skuad & Dilema Pemilihan: Tidak seperti tuan rumah yang sangat kekurangan pemain, Inter memiliki skuad yang hampir sepenuhnya bugar, dengan hanya Djed Spence yang absen sembari memulihkan kebugaran penuh untuk bermain. Setelah masuk dari bangku cadangan dan memberi dampak besar saat melawan Napoli, Chivu menghadapi beberapa dilema pemilihan yang menyenangkan: mantan gelandang Liverpool Curtis Jones terus menekan untuk menggusur Petar Sučić di lini tengah, Marcus Thuram berpeluang menjadi tandem Lautaro setelah mencetak gol penyeimbang melawan Napoli dengan menggeser striker muda Francesco Pio Esposito, dan Hakan Çalhanoğlu membidik tempat kembali untuk mengatur permainan di depan Piotr Zieliński.